Luka dan Lupa



Pukul satu dan saya 'sembahyang' bersama Koil. Salah satu grup ben Indonesia yang saya dengar dengan takzim. Liriknya dahsyat. Musiknya gila. Drummernya gede (hihi... Sori, Kang Leon! Abdi teh jujur pisan!).

Silahkan sing-along bila suka (=

Aku Lupa Aku Luka

mengatasi keputusasaan
menyakiti diriku sendiri
aku memacu seluruh waktu memburu jantungmu
dan semua yang kujalani dan harapkan ternyata membuat kecewa
pil pahit kegelapan akan mematikan rasa jiwa raga
luka luka luka luka
aku lupa luka luka luka luka
menangis meratapi kebodohan memahami dan tinggalkan mimpi
aku melantunkan lagu pedih menutup hatiku
dan semua yang kuberikan dan serahkan dan pinjamkan takkan kuminta
sebening kehampaan doa menghambarkan luka

Ini dzikir saya saat perlu kontemplasi. Saya nggak aneh. Seluruh dunia yang menyebut saya aneh, itu yang aneh!!!

Comments

juzztyas said…
Saya nggak aneh. Seluruh dunia yang menyebut saya aneh, itu yang aneh!!!saya sangat suka kalimat itu (:
salam kenal mbak pito!
The Bitch said…
halo, mbak tyaz

(=

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan