Posts

Showing posts from May, 2010

Something to Ponder v0.1

There is something about people like us. A built-in sensory perception. People stamp us as hypersensitive, but i perceive it as a gift, an empathy. I've got my share. And I know you've got yours, too.

Kalimat-kalimat di atas mampir sembarangan di inbox salah satu jaringan media sosial yang saya ikuti, menjawab beberapa pertanyaan kurang ajar yang memenuhi benak saya sejak pertama kali melihat namanya ada dalam daftar teman. Jawaban itu tulus, bertengger begitu saja seperti burung gereja hinggap di kusen jendela, tanpa dosa, melesak diantara beberapa jawaban yang mungkin harus ia ungkapkan berjuta-juta kali dalam hidupnya.

Jujur saja, rasanya saya ingin menangis. Sekian banyak beban menjadi orang yang (sok) tau, sekian banyak penyangkalan tentang 'semua akan baik-baik saja', sekian banyak tanggungjawab yang saya nafikan sekian lama dengan 'udah lah, ntar aja dikerjainnya', sepertinya terangkat sedikit demi sedikit. Meskipun tidak membuat benak dan hati saya leg…

Tentang Teluk Rahasia

Image
WARNING: SPOILER ALERT
Ini adalah review The Cove yang menceritakan hampir keseluruhan film dan menampilkan beberapa snapshot. Yang masih penasaran, watch it.
Don't tell me I didn't warn you...
Bagaimana rasanya membunuh anak sendiri? Sepertinya itu yang dirasakan Ric O'Barry ketika menghabiskan 35 tahun terakhir hanya untuk meruntuhkan apa yang dulu selama 10 tahun ia bangun: bisnis pertunjukan lumba-lumba.Berawal dari karirnya sebagai pemain sekaligus pelatih di serial televisi Flipper, Ric sempat merasakan nikmatnya tiap taun ganti mobil saking film itu 'ngejeger' gila-gilaan dan uang yang dia dapat juga nggak kalah gila. Padahal Suzy dan Cathy--dua lumba-lumba betina pemeran Flipper dan bagian dari penghuni Miami Seaquarium--adalah penipu-penipu mahir yang diciptakan alam semesta. Dibalik senyum penghias wajah, tersimpan stress berkepanjangan karena terkurung dalam tangki beton.Ric, lelaki tua yang selalu terlihat sedih dan lelah, baru menyadari kekeliru…