Posts

Showing posts from September, 2011

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Ini cerita tentang kejadian dua hari lalu. Maaf, bukan cerita jorok seperti judulnya. Malah kebalikannya.
Jadi begini…

Saat itu siang gerah di pojokan Jakarta dan sayangnya saya harus keluar kamar menyelusur aspal demi menyambung napas-satu hal yang paling dihindari mahluk nokturnal berkaki dua seperti saya. Beberapa mbak-mbak dan siswi SMU yang semuanya berjilbab menaruh pantat di sebelah saya pada jok Metromini 72. Mereka lumayan berisik, cicit-cuwit cekikikan nggak penting, menafikan kemacetan lengas yang meresap masuk dari celah jendela dan pintu terbuka. Lalu seorang penjual stiker melompat naik, membagikan dagangan yang dia sebut "murah meriah", yaitu dua lembar kalimah suci tentang nama dan kebesaran Tuhan.

Tak lama kemudian bis terguncang-guncang memasuki mulut terminal. Penjual stiker yang selesai memunguti kembali dagangannya dari para penumpang berdiri di depan saya. Bibirnya melontarkan senyuman nakal sementara matanya memandangi perempuan-perempuan di sebelah …

Semacam Acak

Ini pagi melankoli sekali seusai kemarin menjadi saksi ketika seorang teman baik akhirnya berlabuh dan berjanji hanya pada satu Larashati. Tidak, bukan masalah patah hati dan semacamnya. Tapi bagaimana keyakinan dan keteguhan terhampar secara sederhana, melampaui semua ketakutan yang termaktub dalam teori kaum urban pengecut yang tak berani ambil resiko berbagi tentang segala "what if". 

Sementara sang ratu sehari merasa semua hanya seremoni tak berarti dengan berbagai konon dan harus yang digelembungkan hingga sebesar menara gading tingkat delapan. Lagi-lagi ini hanya masalah geser pantat: akhirnya semua hanya berakhir sebagai panggung pertunjukan. Hal itu akan membuat segalanya lebih gampang diurus. Dingin dan profesional, meskipun sebenarnya dia sangat hangat.

Ini pagi melankoli sekali, karena satu-satu rekan "seperjuangan" pergi. Tapi semua memang hanya tinggal menunggu hari. Hari dimana kita tak lagi bisa mengelak dari keharusan karena tak ada pintu terbuka a…