A Small Wish

Dear God...

Buatlah agar untuk beberapa bulan ini adik, Ibu dan Bababku nggak mendadak melek teknologi. Juga sepupu-sepupu, Budhe-Pakdhe dan Om-Tanteku. Kalau memang mereka harus melek teknologi, jangan sampe mereka liat entriku sebulan ini. Atau selama mereka nggak tau aku di Jakarta.

Meskipun harus sampai babak bundas nggak karuan, buat ambang batas sakitku tinggi-tinggi sekali.

Walaupun arus deras menerpa, ingatkan aku untuk selalu teguh pada apa yang kupercaya. Atau plesetannya.

Jika Kau mau menegurku, jangan keras-keras ya God ya...

Kalau Kau sebegitu baik hatinya dan mengabulkan permintaanku...





I couldn't ask for more than Your mercy for being so ignorance for all these years.
Thanx, anyway (=



*Dear God diambil dari kata pembuka puisi seorang teman di Bandung dengan judul yang sama. Puisi tersebut tertuju untuk gebetannya selama beberapa tahun, yang sayangnya nggak pernah kesampean jadi pacar.

Comments

nino said…
aku wae sik belajar bikin blog, dadi shout boxnya durung iso gawe..
ajari yo budhe.. :)

matur nuwun sampun sowan blogku..

aku sueneng dolan kene!
Anonymous said…
Pito, kalo kamu butuh bantuan, anything, cobalah minta bantu temen² di kampung gajah. Walaupun kelihatannya mereka itu nyeleneh, tapi trust me deh. Mereka itu kalo mbantu tulus.

Anything. Just ask.
Dian Ina said…
hope you all right pito.
if you're not, ada casper di jakarta. that's teh best thing I can offer...
onanymous said…
hiks...emang lagi dijkt pit?
acara apa nih pitok?
human wannabe said…
Tante Nina: ah... sampean merendah gitu to...

Anonymous: I will, pal... I will. Sudah terbukti beberapa kali (=

Mbak Ina: Thx. The prob is, masih belum ada waktu ketemuan )=

Onanymous: Acara... apa yah?

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan