Balada Kopi Aceh

Hey! Good News! Gwa berhasil bawa nuansa warung Jokja ke sini.
Minggu kemaren, Bos gwa dengan suka rela 'menyelundupkan' setengah kilo kopi Aceh ke rumah penampungan tuna wisma ini. On my request! Wah! Senangnya!

Selepas maghrib, gwa rebus barang selundupan itu secara semena-mena, dengan komposisi 3 gelas air dan 4 sendok makan penuh kopi ke dalam panci di atas kompor yang menyala sedang. Diamkan hingga mendidih, aduk sebentar, lalu tutup. Katanya sih harus gitu masaknya. Kalo udah, kemudian disaring. Pakek apa? Adanya peniris spaghetti dan kutang kuning gwa yang mirip saringan teh. Nggak mungkin mengorbankan kutang nyaman itu hanya untuk kopi, betapapun enaknya tu kopi. Jadinya... Ya udah. Bantai wae sak ampase. Nek matek yo kari ngubur =P

Kompensasi kopi adalah: semua kerjaan gwa, tanpa disaring dan diedit ibu mungil berjilbab, langsung dikirim ke si bos. Hayah! Alasannya? "Karena tulisanmu yang paling lumayan diantara anak-anak yang lain..."

Makjang! Padahal minggu ini penentuan. Kalo gwa gak memenuhi kuota setoran nulis maka gwa bakal terancam pulang lagi. Hmmm... Cara aneh untuk malu.

Jadi... doakan gwa untuk tetap jatuh dengan gagah di kota brengsek ini.

("Keruk semua yang ada disini, tapi jangan sampai lupakan dimana hatimu terletak. Bahkan jika Jakarta memeluk lututmu dan mengharap jiwamu tergadai padanya!" Diambil dari gabungan antara e-mail dan SMS dari dua manusia penting dalam hidup gwa. *Bows to Mas Sigit dan Bro Yudi*)

Comments

dudi said…
wah, starblack emang enak. kayak starbucks. Disini ada cappucino kayak di starbucks rasanya, cuman namanya aja yang beda. Disini namanya sanger :-D
Anonymous said…
:)
human wannabe said…
maz dudi: duh... saya anti warung kopi starfuck itu kecuali terpaksa banget harus kesana karena temen. keknya mendingan sanger drpd kapucino deh (=

maz faiq: (= juga...
NuRuL said…
Hmm... naluri gw sebagai penikmat (bukan pencandu capuccino) tergerak unk menulis coment bwt sang penulis yg nanti siang bakal gw jampi2in kopinya supaya jatuh cinta ma kopi amerika ini and Jakarta .. kota brengsek yang di huni oleh makluk manis,bernama nurul (narcis mode "ON")

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan