Early Month Syndrome

Mbaskomi (istilah ibuku untuk makan gila-gilaan) dan jerawatan karena mau haid (untung di kuping, bukan di dalem idung), laporan pabrik topeng sak ndayak, pending-pending kerjaan karena maleus, jalan-jalan nggak puguh, nongkrong nggak jelas, bengong, diare, kopi nggak berenti-berenti, asam lambung naek, migren berkepanjangan, mellow di kamar sendirian, telpon dan nerima telpon dari orang gila sampe adzan Subuh (atau sampe ponsel jadul keabisan daya, terserah mana yang duluan), terima pasien nggak kenal waktu, jadi konsultan percintaan dengan kecenderungan solusi merusak (antara putus, batal kawin, atau ceweknya jadi a feminist-lesbian-bitch), nggambleh sak nggon-nggon, nyanyi dengan volume pol sambil mandi, monolog, kuku jari yang makin hari makin tipis sampe berdarah, rambut rontok yang berubah warna, autis akut, adult ADHD kronis, short-(and long, frequently) term memory loss, reflek lambat, jam tidur makin menipis...

Indahnya. I think I could use a bad-assed volunteer for an assistant *tsaaaaaahhh...*
Anyone?

Comments

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan