Posts

To One Tired Angel...

Image
Somehow, being great is not enough. You have to be perfect. You have to be what everybody wants you to be. You have to have countless of masks so you won't be disappointing anybody and wear it with exact timing though you only have split second to change into another mask once you meet another people. And it sucks. Somehow, the temptation is too bitch to be ignored you surrender. Not because you want to but because you simply need to silence the seductress so you could carry on with the life you have. And you're breaking down in the process because the hope raised and the expectation came unexpected. In the end of the day, you know you've taken the wrong turn and you made it into one hell of a lesson learned. Somehow, it's very exhausting to mend all the things by yourself. I know. You said that million times. And it's all begin with what people called choice, option, consequence. We had this kind of talk before. A long one that I never forget. But one thing I know ...

Tentang Maktub

Image
Ternyata… Di Jakarta Selatan dekat Beverly Hills-nya Indonesia masih ada tempat dengan halaman rindang serupa hutan; ada pemahaman tentang privasi; ada kasih dari dua manusia asing; ada senyum penuh pengertian; ada teras dengan jendela besar-besar; ada dunia dengan biaya sewa murah; ada satu petualangan panjang menanti di hadapan. Dan keajaiban yang mewujud tepat hingga ke renik. Ini untuk kamu: tentang komitmen seumur hidup, berdua menantang dunia. Dan ini karena kalian: semua orang yang doanya terselip diantara berjuta pinta seiring helaan nafas. Terima kasih, Sang Maha Baik. Bahkan ketika saya memohon seekor anjing, Kau kirimkan malaikat lengkap dengan sepotong Eden terlempar ke Radiodalam. … and the adventure begins… ps: semoga nggak ada cerita kekuncian dinihari. gambar diambil dari foto album sang ayah.

Hypocrisy, Anyone?

Image
Menurut kamus online ini , hypocrisy , yang berasal dari abad ke-13, berarti: 1 : a feigning to be what one is not or to believe what one does not; especially : the false assumption of an appearance of virtue or religion Lalu, apa hubungannya dengan berita tentang Miyabi yang saya ambil screenshot-nya di sebelah? Saya gerah. Beneran. Sumuk, kepanasan, emosi tinggi. Ngapa-ngapain jadi nggak jenak. Kenapa? Karena kemunafikan ini semakin menjadi-jadi. Katanya Miyabi merusak moral bangsa. Setau saya, bangsa itu hanya satu kelompok besar, terdiri dari individu-individu yang berdiri sendiri, punya otak dan hati sama sepeerti manusia lainnya, dan punya pilihan sendiri. Mereka hanya KEBETULAN berada dalam satu tempat yang sama. Ada juga yang bertebaran di berbagai negara lain, namun karena akar dan budaya, mereka masih merasa bangsa Indonesia. Satu hal yang saya nggak abis pikir dengan FPI yang katanya Front Pembela Islam. Islam sebelah mana yang kalian bela? Saya jengah dengan kelompok-...

Relativity, Anyone?

Kemarin saya terkapar tak berdaya di kamar kos, sejenak setelah membuka mata, pagi pukul delapan. Kepala rasanya seperti dihantam kontainer tiga biji sarat berisi muatan, lengkap dengan supir dan keneknya. Untuk mencetin keypad di ponsel dan mengabarkan saya absen saja rasanya susah sekali. Kelemahan saya memang di kepala dan perut. Antara sakit kepala dan mules, meskipun tampang berusaha dibuat sangar dan galak. Hampir setahun yang lalu rekan seperburuhan saya yang cantik, manis, dan kalem pulang dari perawatan di Belanda. Dia bercerita tentang biopsi, ketika jarum diameter lima sentimeter menusuk tulang ekor tanpa anestesi. Sakitnya tidak tertahankan. Dan karena trauma hebat setelahnya, dia baru bisa bercerita beberapa bulan kemudian. Saya hanya terhentak tanpa bisa berkata apapun di hadapan perempuan dengan airmata leleh, di suatu sore. Kami berdua punya ambang sakit berbeda. Baginya, mungkin biasa untuk merasakan sakit kepala berkepanjangan dan mimisan tak berkesudahan. Hampir tiap...

Tentang Pasrah

Image
Malam tadi saya dinner lagi bareng lelaki kurus berwajah tirus, orang yang sama dengan siapa saya berbagi malam takbiran . Sehabis libur Lebaran baru malam itu kami bertemu. Mendadak, setelah kami bertukar celaan (penanda keakraban yang aneh bagi orang-orang di sekeliling saya), ia mengajak saya makan sate padang. Bukannya tanpa persiapan saya menuruti ajakannya. Dia adalah salah satu dari dua orang ‘berbahaya’. Makan atau nongkrong berdua saja bareng lelaki-lelaki usia tiga puluh tiga yang saya kenal dalam satu komunitas ini sebenarnya hanya ‘same shit different day’. Sebagai ‘adik’ mereka—saya yang mengaku-ngaku sementara mereka melepéh-lepéh—saya hanya akan ‘digampari’ dengan berbagai cerita sehari-hari yang sepertinya dipetik dari udara namun kental makna. Padahal saya sedang menunggu gamparan orang ’berbahaya’ satu lagi yang tak kunjung datang. Sesudah beberapa kunyahan, awalnya adalah batik yang saya protes keberadaannya secara serempak dalam satu hari . Hanya untuk satu nasional...

Lebaran, Anyone?

Hari terakhir puasa Babab tidak bersama kami ketika Lebaran. Kami santai saja. Ibu masih mencetak adonan kue kering pada nampan ketika takbir berkumandang tanpa henti di mesjid, karena ini adalah saat yang tepat mencoba resep. Adik saya malah tidur karena flu. Dan saya baru pulang ke rumah pukul sebelas malam. Semua sama seperti biasa, kecuali bagian membuat kue. Sejak dulu keluarga saya memang tidak pernah mendewa-dewakan Idul Fitri karena itu hanya perayaan atas terbebasnya nafsu setelah terkungkung sebulan penuh. Setidaknya begitulah menurut saya. Salahkan media yang mengangkat momen ketertundukan manusia atas nafsunya sendiri sebagai tambang iklan dan rating yang tak habis dikeruk. Silahkan berkernyit pada lawakan-lawakan konyol pengantar sahur (dan saya bertanya-tanya ada berapa korban tersedak hingga mati ketika mereka makan sambil tertawa). Bebaskan dirimu untuk memaki beberapa pendakwah—dadakan dan asli—pengisi waktu sebelum adzan magrib datang (dan tidak akan kamu lakukan kare...

Loony Talk

Repost dari entri bertanggal 13 Januari 2009, saya kopas demi sebuah kenangan terhadap dua orang gila di suatu dinihari. 1:59:05 AM Him: paganisme pada dasarnya merupakan keyakinan yang toleran: kultus2 lama tidak merasa terancam oleh kedatangan tuhan2 baru, selalu ada ruang bagi tuhan2 lain di kuil untuk berbagi tempat di altar dan duduk berjejer berbagi sesembahan tradisional 1:59:07 AM Him: hahahahaha! Nice! macam musyarawah tuhan 1:59:15 AM Him: :)) 1:59:30 AM Me: itu tulisan sape? 1:59:36 AM Him: karen amstrong 1:59:40 AM Him: gw ketik ulang buat elu 1:59:44 AM Him: kagak pake kopas2an 1:59:48 AM Me: aihhh… 1:59:52 AM Me: makaciiiii 2:00:07 AM Him: lucu2 gmn gitu itu bagian itu 2:00:12 AM Him: nyengir gw bacanya 2:00:19 AM Me: iya, gwa juga bayanginnya gitu 2:01:08 AM Me: tuhan2 pada ngerubungin meja 2:01:39 AM Him: hahahaha 2:01:44 AM Him: tuhan melu prasmanan 2:01:45 AM Me: ngopi2 sambil ngomongin umat ama nabi2nya 2:01:47 AM Him: enek dress code 2:02:01 AM Him: trus saling curh...

Pada Dua Puluh Menit Terakhir

... yang sekarang beranjak sembilan belas: Indikator daya yang tersisa di baterai Pektay, menggeletak di meja pada sebuah kafe. Malam melarut. Takbiran dengan bingar suara latar berirama lebih dari 200 beat per minute telah lama punah, terpadamkan oleh protes saya yang menginginkan lengang di malam 1 Syawal (yang saya rasa sama sepi dan kering di hati). Kursi-kursi diangkat, membuat kafe ini bertambah luas. Namun kami, saya dan seorang lelaki yang duduk di sebelah saya, berwajah tirus seperti mengemban beban pada sepasang pundak kurus, masih terpaku di sini, di hadapan pendar layar tigabelas inci, meluapkan gelisah dalam diam. Hanya bunyi ketukan tuts keyboard dan hembusan asap tipis dari hidung dan mulut kami, mengambang ke atas untuk kemudian lenyap. Dan beberapa pengunjung berdiri dari meja, menggeser bangku, mengangkat pantat, tertawa, bersalaman, berpelukan, mengucap selamat, dan berpisah di halaman parkir. Beberapa pelayan menatap gelisah pada kami yang masih menunduk, bahkan eng...

Tentang Kendali

Image
Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Puasa-puasa begini biasanya makanan di rumah tidak banyak berubah. Hanya es buah atau kolak yang biasanya tidak pernah absen setiap hari.  Ibu saya menyukai Ramadhan. Asalkan harga-harga tidak melambung tinggi. Baginya, memasak untuk makanan sahur dan buka itu lumayan irit dari segi waktu dan material. Dan ibu masih saja bertanya-tanya sampai sekarang mengapa bisa semua harga bahan makanan naik gila-gilaan dalam sebulan untuk para keluarga yang 'cuma makan segitu'. Seingat saya, saya mulai puasa penuh sejak kelas tiga SD. 'Penuh' menurut ukuran ibu saya, turut sahur dan berbuka pada waktunya, nggak makan dan minum diantaranya. Padahal, andai beliau tau, pasti saya nggak dianggap puasa. Saya kerap 'nithili' tempe goreng di dalam lemari, siang-siang sepulang sekolah karena nggak tahan. Bukan karena lapar (seingat saya, saya nggak pernah merasa lapar), tapi karena pengen.        Ketika saya besar, saya lebih bisa paham tentang p...

The Aging Part

Image
"Gue kangen brondong, Pit," keluhnya di jendela chatting suatu malam. Saya tau, yang dimaksud pasti lelaki muda yang fotonya dia kirimkan ke email saya. Beberapa bulan yang lalu memang dia sempat cerita ada 'brondong' yang sedang 'dilekatinya' dan ia kenal di Facebook. "Ya udah. Telpon sana. Atau SMS. Jangan kayak orang susah gitu lah," jawab saya sekenanya. Ada jeda lumayan lama sebelum akhirnya dia melanjutkan. "Nggak bener nih. Dia masih SMS dan masih nelpon setelah ketemu gue. Nadanya juga masih mesra. Padahal umur gue udah 35. Menurut lo dia suka nggak ama gue?" Saya hampir terjengkang dari kursi karena pertanyaannya lucu sekali bagi saya. "Are you that blind?! Geez!" "Ya... Gimana dong? Gue janda beranak empat, perut bergelambir, paha berselulit. Mosok dia masih bilang gue imut?" Well, untuk urusan penamaan sebenarnya saya agak pilih-pilih. Buat saya, anjing gede bertampang sangar dan berbulu hitam gondrong bisa ja...