PPA: Puisi Putus Asa

Duh, Han...

Aku lelah
Lungkrah
Tersesat
Di tempat bernama 'hidup'

Kompas yang kupunya
Sekarat
Luluh-lantak
Jarumnya berserakan
Jatuh dalam serpihan
Keping-keping

Peta yang kusimpan
Lusuh, kumal
Tak terbaca
Hilang, kabur

Disini dingin, Han...

Kabut buat bintang buram
Anginnya mengeringkan mata
Gelapnya membutakan
Aku gigil, sepi, lapar

... dan sendirian.

Kamu tahu dimana bisa kutemukan
sosok yang menyebut diri
' t e m a n '
???

Comments

Anonymous said…
datanglah pada kami.
kami akan selalu menemani kamu.
kapanpun.

ttd, id-gmail
human wannabe said…
Gajahers:
makasi...

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan