Na'...

Mata lo bagus.

Seperti bintang
: kerlip, berbinar sedikit, tapi cemerlang
terang saat semua gelap

Seperti pisau
: tajam, mengiris, mencongkel
menyelidik

Seperti danau
: tenang, teduh, damai
nyaman

Seperti karang
: keras, tegas, masif
bergeming

Tapi yang gwa suka
waktu lo tunduk
saat gwa bilang,
"Besok gwa pergi. Nggak tau kapan balik."

Atau waktu lo menggeragap
ketika gwa tanya,
"Dari segambreng temen lo, kenapa lo ajak gwa?"

Tiap gwa makan di kerangkeng sini
gwa inget elo
karena lo bakal betah, gwa yakin
sebab kita makan tanpa daging
tanpa ada binatang yang harus mati.

Maaf,
Untuk janji yang tidak tertepati
karena urung turut merayakan
'ketidakberdayaan'
selama dua puluh enam tahun Juli nanti

Maaf,
Untuk segelas air yang menciprat
dari gelas gwa ke muka lo
dan cengiran penyesalan gwa karena reflek nan jahanam

Tapi satu hal yang gwa bawa sampe mati
... mata lo bagus...




[hilang ide mau nulis apa karena nginep di kantor]

Comments

mbu said…
love the writings.. :)

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan