"Fuck!" Say I

Because nobody rules over my thoughts. Live with it.

Impulsive

Posted by The Bitch on 11/06/2007 05:54:00 PM

"Lagu lu nggak enak," ujar mbak-mbak berjilbab lebar waktu saya balik ke 'kotak penyiksaan' sehabis eek di kamar mandi.
Saya kaget. Bisa-bisanya Om Satriani (yang bapaknya Cimahi dan ibunya Amrik itu) dicibir sebegitu rupa! Dengan nada tinggi dan sengit saya sentak dia. "Biarin!"

Nggak, bukan. Saya nggak benci karena dia nggak suka Om Botak. Saya cuma nggak suka dengan sikapnya yang ngenyek terhadap apa yang saya pilih di playlist. Toh kita nggak sebilik. Saya juga ke tempatnya cuma tandatangan kuitansi upah thok thil. Why bother, Sucker?!

Buat saya, preferensi siapapun terhadap musik, pakaian dan makanan adalah sama seperti orang memilih ideologi dan bahkan agama tertentu: sangat personal. Masing-masing punya alasan sendiri, dan saya nggak pernah urusan sama apapun yang mereka suka. Gumunan, pernah. Karena saya sering menganggap 'kupingmu kupingku juga' buat beberapa teman yang punya kecenderungan musik yang sama dan heran waktu dia 'murtad'. Tapi ya wis to?!

Gwa nggak pernah nyenggol elu, jadi jangan sekali-sekali lo senggol gwa. Have I made myself so godamned fuckin' understood?!

Labels:

Comments:

  at: 6:17 PM, posted by Blogger iway said...

galak.

  at: 8:07 PM, posted by Anonymous didut said...

iyah, galak :P

  at: 8:38 PM, posted by Blogger human wannabe said...

so?
*kacak pinggang, dagu keangkat, mata jutek, bibir mencibir*

  at: 9:28 AM, posted by Anonymous Hedi said...

makanya jgn nyetel lagu kenceng2...buat didengerin sendiri kan? bukan woro2 :D

  at: 7:03 PM, posted by Blogger Bangsari said...

sanes kulo den...

  at: 8:20 PM, posted by Anonymous merahitam said...

Aih...si eneng. Sabar...sabar...

*sendirinya juga habis marah-marah. Hahahaha...*

Jadi sebenarnya, marah itu perlu dan harus kok, biar seimbang. masa baik mulu seh? :d
Post a Comment

<< Home