Posts

Requiem for the Unborn

Lelaki itu tunduk menatap onggokan plastik di pangkuan berisi sebuah kuali gerabah kecil, bersama sebotol besar air mineral, selembar bon rumah sakit dan selimut. Yang membuat wajahnya berduka adalah bungkusan kain putih mungil seukuran sepuluh senti di dalam kuali, berisi fetus berusia hampir empat bulan yang katut bersama pipis sang ibu siang tadi. "Ini ketiga kalinya," ujarnya, mirip desahan. Sang istri yang duduk di sebelahnya juga turut menunduk, menatap sekilas kuali kecil, lalu menoleh ke arah lain. Perempuan yang biasanya ceria itu, yang pernah disandingkan sejajar Nirina Zubir oleh pengagum gelapnya, yang berkutat bersama lumpur di situs proyek, mengenakan sepatu bot berujung baja serta helm pelengkap, bergaul bersama kuli-kuli bangunan namun tetap ingin terlihat 'chic' bersama blus pinky dan jins belel. Saya nggak tau mesti bilang apa. Belum pernah saya sedekat ini dengan kematian, dengan kekecewaan, dengan harapan yang hilang, tanpa saya bisa berbuat apa-a...

Nggathél

Jangan bilang gwa nggak bersyukur dengan kerjaan di pabrik sekarang. Beberapa hari ini emang isinya cuma tidur siang dan nggedabrus nggak jelas. Sangat nggak produktif. Tapi gwa pengen lepas sejenak dari rutinitas dan orang-orang pabrik yang gitu-gitu aja. Beberapa hari ini gwa overloaded emosi dan bakal nggak bagus efeknya kalo gwa lagi-lagi ketemu sama mbak-mbak yang sering gwa bayangin badannya bersimbah darah setelah gwa hunjam pisau komando tepat menembus tenggorok. Ya... mungkin bener gwa manic deppressive yang rada schizophrenic . Peduli setan lah. Orang-orang keren juga kayak gitu. Tapi ternyata gwa nggak bisa terlalu cepat bernapas lega dan nggak bisa terbiarkan sendirian. Karena jarak pabrik dan tempat gwa tidur begitu dekat, maka mak bedunduk ujug-ujug datanglah kerjaan. "Mbak, ini ada beberapa topeng yang harus dipasangin idung. Kalo cuma masang beberapa kan bisa sambil nongkrong di jamban to? Pak Mandor yang matur begitu..." kata kurir pabrik rada sungkan. Gwa e...

Damn! I Knew It!

What mental disorder do you have? Your Result: Manic Depressive You have extreme cycles of highs and lows. Sometimes you feel like you don't know who you are. One week you could be very hyper and happy and the next week you are slow and depressed. ADD (Attention Deficit Disorder) GAD (Generalized Anxiety Disorder) Paranoia OCD (Obsessive Compulsive Disorder) What mental disorder do you have? Telek. Isuk uthuk-uthuk teko warnet ngenteni dibukakno lawang ambek ibu kos malah nyasar neng site nggatheli. Aku yo wes kroso nek awakku gak pati waras. TAPI KENAPA MANIC DEPRESSIVE ?! Argh!

Jumat Sempurna

Mau weekend, nggak ada kerjaan, boss nggak masuk, udah gajian, barusan dapet THR, internet kenceng, download enak, dan matahari bersinar cerah di luar sana. Isn't that perfect! Apa salah sekali-kali memanjakan diri setelah 11 hari dalam sebulan saya harus kerja dari pagi sampai pagi lagi? Apa nggak boleh leha-leha setelah kejar-kejaran dengan jarum jam sehari tiga kali macem minum obat? Apa dosa jika sedikit bersyukur pada rezeki bulan ini dimana keluarga saya berkesempatan merayakan lebaran secara sederhana mengingat bapak saya yang cuma tukang foto kawinan, ibu saya yang berusaha menjaga makanan selalu tersaji di meja, dan adik saya yang SPG? Jadi... Kenapa saya harus mendengar keluh-kesah kalian tentang tumpukan pekerjaan padahal kalian tetap bisa pulang pukul empat sore? Kenapa saya harus mentraktir kalian jika keluarga saya lebih berhak atas hasil keringat dan usaha saya selama ini karena mereka selalu ada di saat kalian semua berpaling? Urusan apa saya dengan tambahan tugas k...

RED Badge of Courage

Image
Beberapa orang percaya bahwa kemerdekaan adalah hal terpenting dan hak tiap manusia. Beberapa orang yakin bahwa pemerintahan dibawah kekuasaan militer tidak akan bisa berdamai dengan rakyat. Beberapa orang paham betul bahwa 'there is no easy way' dalam merebut apa yang menjadi hak mereka. ... dan banyak yang mati karenanya. Adilkah jika tentara berperang melawan rakyat yang sama sekali tidak bersenjata? Adilkah ketika suara terbungkam paksa demi mendapatkan hak yang melulu tertindas? Mendukung aksi damai 100,000 biksu dan penduduk yang menolak junta militer di Yangon, Myanmar... USE SOMETHING RED TOMORROW (Friday, September 28)! (dipanjangin dari seruan via YM tadi siang berbunyi "In support of our incredibly brave friend in Burma: May all people around the world wear a RED shirt on Friday, September 28. Please forward!) Note: Gambar dipindai sekenanya dari KOMPAS Rabu, 27 September 2007).

Dialog Geblek

A: Jadi... kamu serius mau berdoa? B: Iya. Kenapa emang? A: Nggak papa. Errr... aku cuma bingung. Emang kamu bisa bahasa Arab? B: Nggak. Kenapa emang dengan bahasa Arab? A: Tuhanmu kan tuhannya orang Arab. B: Ya bukan la. Tuhan tu satu, itu-itu doang. The Great Supreme Power. Namanya aja beda-beda, dan kebeneran aja nabinya orang Arab. Lagian, emang orang Arab itu siapa, munyain Tuhan?! Biarin aja mereka berdoa ke Tuhan pake bahasanya sendiri. Aku juga berdoa pake bahasaku. A: Nanti Tuhannya nggak ngerti kamu ngomong apa dalam doa. B: Ya percuma jadi Tuhan kalo Dia nggak ngerti. Tuhan kan Maha. A: Lha, kamu kalo solat koq pake bahasa Arab? Kenapa nggak pake bahasamu aja? B: Karena dari kecil diajarinnya solat pake bahasa Arab. Pengennya juga sih pake bahasa Indonesia. Tapi malah repot ngapalinnya lagi. Lagian kan solat isinya cuplikan dari surat-surat di Qur'an dan Qur'an ditulisnya pake bahasa Arab. A: Lha terus, kalo kamu nggak ngerti bahasa Arab dan solat pake doa-doa berba...

When the Erasee Won't Be Erased

How happy is the blameless vestal's lot! The world forgetting, by the world forgot Eternal sunshine of the spotless mind ! Each pray'r accepted, and each wish resign'd. - Alexander Pope, English poet, 21 May 1688 – 30 May 1744 Rasa kehilangan mendalam mengendapkan sakit tak tertahan hingga dada sesak dan berat, dan itu dirasakan Joel ketika Clementine WO dari apartemennya, mabuk dan marah. One thing leads to another hingga Joel melenyapkan ingatan akan Clementine dari otaknya ke sebuah institusi 'penghapus' bernama Lacuna. Berhasilkah? Ya nggak lah! Film 'susah' garapan Spielberg ini nggak sengaja gwa tonton dinihari (jam orang sibuk bikin makanan saur) waktu gwa pengen mutilasi ingatan menyangkut seseorang. Geblek juga. Bisa-bisanya setema. Argh! Big question: Emang bisa ngapus memori orang seenaknya? Gwa selalu percaya 'teori besar' bahwa alam semesta dan isinya menyediakan hal-hal yang kita perlu, bukan yang kita ingin. Termasuk orang-orang ber...

A Leftist? Left-Winger? South-Paw? Kanan-Kiri Oke, Plis...

Image
Gambar sebelah kiri itu kandang bermain saya setiap hari mburuh di parik topeng. Liat gambar tetikus yang tak kotakin warna merah? Liat printer jadul dan posisi kibotnya? Yup. Sebelah kiri. Asik juga sih jadi yang aneh dalam kumpulan. Alat bantu mburuh saya nggak bakal diutak-atik soalnya tak kunci jadi secondary tetikusnya (dan nggak banyak orang disini yang tau gimana utak-atik tetikus. Xixixi). Kalo orang makan pake tangan kanan, saya suka reflek pegang sendok di kiri. Ngetik SMS pake tangan kiri. Pegang rokok ya di tangan kiri. Cuma nulis dan makan pakek sumpit aja yang selalu pake kanan. Saya pikir saya kidal nanggung nggak jelas. Tapi disitu dijelasin kalo orang-orang seperti saya ini ada istilahnya sendiri: ambidextrous; dengan kata lain ya... kanan-kiri oke gitu deh. Tapi ambidextrous ini 'extremely rare'. Saya emang nggak sekeren itu sih, untuk jadi kidal sejati. Mungkin bentuk jari saya yang nggak jelas jumlahnya yang maksa saya jadi rada ngidal. Untungnya ibu saya...

The Bitch Gives In

Han, Malem ini aku nggak mau jadi a self-centered, nagging bitch dengan selalu sambat, marah-marah dan wadul ke Kamu. Aku mau matur... Seorang soulmate di belahan dunia situ sedang resah. Apa yang telah dia usahakan hingga titik darah penghabisan mungkin bakal tercerabut besok. Dia lelah, Han. Meskipun dia nggak bilang. Apa yang dia hadapi sudah terlalu banyak dan berat untuk jadi beban sepasang bahu yang nggak terlalu lebar itu. Dia, yang hampir nggak pernah mengeluh capek dan seperti punya 30 jam sehari, selalu bergerak, terus berpikir, nggak pernah mau kalah dengan keadaan, demi 'menjadi'... Namun dia tau kuasaMu bicara di akhir. Dia gamang. Dia minta aku berdoa, memohon agar aku meminta padaMu agar dia diberi kekuatan. Untuk kalah atau maju. Kami juga tau bahwa Kau jadikan indah semua pada waktunya. Jika menurutMu bukan sekarang saatnya, tolong beri dia 'sesuatu' agar tidak terlalu jatuh jika hasil di ujung tidak sesuai dengan harapan. Kalau memang dia berhak menuai...

A One-Man Show

Sumpah! Keren! Apalagi bapak ini gendut, botak, dan punya jari gemuk-gemuk seperti sosis... *terpana...*