Han, Jangan Ketawa. Saya Ngaku Kalah.

Hey, kamu.

Saya minta dengan sangat, segenap jiwa raga, sepenuh hati, dengan saksi alam raya dan seisinya...

Tolong lepas dari kepala, hati dan hidup saya. Biar saya maju ke depan tanpa menengok ke belakang.

Tolong...




[as I sit here, powerless, helpless, with your overwhelming image still ramming inside my skull, haunting like a ghost, and getting bigger as I try harder to get rid of you]

Comments

lea said…
*peyuk pito*
saya tidak akan melepaskanmu han :*
awan said…
saya juga mau ngajak jeung pito melangkah ke depan. tapi saya sudah ada yang punya...
bahtiar said…
he he he ... :)

Popular posts from this blog

Tentang "Dikocok-kocok" dan "Keluar di Dalem"

Semacam Acak

Cerita Akhir Pekan