"Fuck!" Say I

Because nobody rules over my thoughts. Live with it.

Posting Ternajis Sepanjang Sejarah

Posted by The Bitch on 4/01/2008 02:30:00 AM

(Ceritanya sekarang mau lebih reader-friendly buat siapapun yang baca, demit maupun manusia)

Waktu iseng mencermati beberapa posting terakhir, gwa baru nyadar kalo gwa amat sangat bitchy sekali. Lebih drama queen daripada seseorang yang jidatnya gwa stempel pake gelar yang sama tempo hari. Ya gimana nggak, wong mostly gwa ngomongin diri sendiri dan ngeluh-ngeluh menjijikan. Tadinya malah pengen gwa kasih backsound suara orang menangis tersedu-sedu (bunyinya du... du... du...) dan terisak-isak (nggak usah gwa contohin ya. Use your imagination) biar lebih dramatis. Untung gwa nggak tau add-onnya saking amat sangat terlalu gaptek banget. I mean, kadang-kadang mengeluh emang nggak papa sih. Tapi kalo keseringan? Bete juga jadinya. Gwa yang ngetik sendiri aja geuleuh, gimandra yang baca yax?! Bukan begitu, Bokir?

Ya gwa emang moody. Kadang suka enak, seringnya nggak. Dan gebleknya orang sering nggak tau gwa lagi dalam mode apa saking setelan muka gwa emang cengar-cengir bego nggak jelas. Dan karena jari gwa lebih galak daripada mulut, yang paling sering ketimpa makian adalah orang-orang yang gwa sapa lewat ketikan. Nggak tau kenapa rasanya mantep aja misuh pake tuts keyboard ketimbang pake mulut. Lebih... apa ya? Tanpa batas? Ya semacam itu deh.

Nah, karena gwa lagi merenung-renung dangdut di malam hari ini (dan karena file report pabrik topeng ga bisa kebuka juga) akhirnya gwa jadi inget seseorang di Jogja yang belum pernah sekali pun ketemu tapi sering ngobrol di ceting. Anaknya polos, low profile, berusaha nggak subjektif, sederhana, dan amat sangat positif thinking. Nggak pernah sekali pun dia berpikiran jelek ke orang lain. Gwa nggak nangkep itu semua hanya dari ceting. Kebetulan salah satu belahan biji gwa tuh temen kosnya dia. Dan dari belahan biji ini pula gwa kenal anak itu. Sebut aja namanya Jonih, pake 'h' biar mantep (berasa lagi nonton Buser nggak sih, pakek nama samaran gini? Untung gwa ga pake nama Bunga atau Mawar. Ntar jadi korban perkosaan.)

Then, one day, gwa yang amat sangat self-centered dan berasa paling tragis in kerén way sejagad raya ini sok bergaya multitasking: ngerjain laporan pembuatan topeng di hari itu sambil buka sopwer ngobrol. Karena nggak ada satu pun yang menyapa, gwa mulai provokatif pasang status yang mancing komentar. Dan karena gwa amat sangat belagu dan merasa paling pinter sendiri, gwa kasih lah status keminggris. Gotcha! Ada yang nanya. Ya Si Jonih itu. Beruntunlah pertanyaan yang membentuk tesis kemudian dijedotin ke anti-tesis untuk bikin tesis baru menurut pandangan Si Jonih. Mak bedunduk gwa 'tinggi' karena gwa merasa semua pertanyaan dan tesis-tesisnya itu amat sangat nggak penting. Bukan karena nggak menghasilkan ijazah S2 tapi juga sangat annoying. Akhirnya gwa bilang kalo gwa lagi sibuk dan semua ucapannya cuma ngeganggu kerjaan gwa. Ah, shit! Me and my selfish mind... )=

And the result is...
Udah sebulan ini Jonih yang selalu inpisibel karena mesin tik-nya lagi masuk rumah sakit dan selalu onlen dari mesin tik tetangga itu nggak menyapa gwa. Bahkan hanya sekedar manggil nama dan memberi emotikon ala Teletubies. Padahal kerjaannya yang trader forex bikin dia harus onlen minimal dua atau tiga jam sehari. Tadinya gwa pikir 'What the fuck! I could get thousands of people like him!' dengan amat sangat jumawa. Terus gwa mikir lagi berkali-kali, 'Where could I get those thousands while I couldn't even maintain the one whom I knew quite well?'

Very well, then. Ini kali kesekian gwa ditinggal temen setelah ditinggal target yang gwa plot buat jadi pacar gwa di masa depan. Dan semua karena kesalahan gwa. Gwa keilangan temen karena terlalu belagu dan berasa nggak butuh. Punya mantan-calon-pacar kesekian kali juga karena terlalu cuwek dan nggak terlalu nunjukin kalo I'd-be-here-for-you-anytime-anywhere. Mungkin Papanya Dek Air bener. Tuhan nggak lupa koq menciptakan seorang lelaki buat gwa. Tapi entah dia masih idup ato udah jadi tanah, nggak ada yang tau. Dan gwa bener-bener terlalu gengsi buat nunjukin kalo gwa butuh mahluk berpenis juga. Haha! Nadjeeeeeeezzz!!! Curcol abis ginih!!!
(Yah... ngeluh lagi.)

Buwad Jonih... my deepest regret for all the things happened between us. Karena kamu nggak pernah mau ngaku bloger, mungkin kamu bakal denger dari my belahan biji yang amat sangat sering berkunjung dan lurking kesini. Sorry. So fuckin' sorry.

Labels:

Comments:

  at: 10:54 PM, posted by Anonymous Anonymous said...

[URL=http://www.watch-onetreehill-online.info/][IMG]http://www.watch-onetreehill-online.info/watch-one-tree-hill-online.jpg[/IMG][/URL]

[B][URL=http://www.watch-onetreehill-online.info/]Watch One Tree Hill online[/URL] seoson 7 and all old season with a High Quality online for free.[/B]

[B]Watch-onetreehill-online.info[/B] offers a [URL=http://www.watch-onetreehill-online.info/]One Tree Hill online streaming[/URL] for the most famous tv show in USA.

Select your episode and watch it with a [COLOR=Red]very high quality[/COLOR] now and discuses about the episodes with other OTH fans all around the world from USA from Russian from Indonesia and share your thought about the episode and how to improve the show more how damn simple is that???

[COLOR=Magenta]Episodes updated every week votes for the best episode updated too[/COLOR]
[COLOR=Magenta]Current Episode 15 :)[/COLOR]

OTH Fan
[URL=http://www.anqam.com/anqam-12013.html]سكس[/URL]
Post a Comment

<< Home