"Fuck!" Say I

Because nobody rules over my thoughts. Live with it.

Sumpah Pemuda Effect

Posted by The Bitch on 11/14/2007 02:42:00 PM

Young man control in your hand
Slam your fist on the table
And make your demand
Take a stand
Fan a fire for the flame of the youth
Got the freedom to choose
You better make the right move
Youth is the engine of the world

- YOUTH by Matisyahu, a Jewish Rabbi, a beatboxer, and a peace lover as well


Eyang Pram juga menganggap anak muda adalah benih bangsa yang mampu membawa perubahan karena kaum tuanya mungkin sudah rematik termakan usia dan otaknya lelah berpikir. Masa muda adalah puncak, saat dimana manusia menjadi 'immortal', merasa mampu menggenggam dunia dan melambungkannya dari tangan kiri ke tangan kanan. When each and every youngsters is alpha fe/male ketika daging masih liat dan produksi kelenjar minyak di bawah kulit masih berlebihan.

Sudah. Cukup. Saya nggak mau lagi bermelankoli dengan hidup yang sebentar, merasa heroik karena jadi tempat sampah dan menyampahi waktu dan telinga sahabat-sahabat terkasih, jadi kerak dunia karena hanya sanggup nyonthong tanpa bisa berbuat apa-apa terhadap ketidaksesuaian di sekeliling. Kasih saya jurnal atau tulisan apapun dalam boso inglis yang tidak terikat copyright, biar saya sadur dan pasang. Mudah-mudahan dibaca orang-orang. Kalo nggak dibaca pun, at least saya mengasah mboso saya yang mulai payah. Monggo dipisuhi dan dibantai sesaru-sarunya. Bebas. Dengan segala kerendahan hati, dengan semua keterbatasan yang saya miliki serta bandwith pas-pasan, saya nekat. Silahkan peralat saya untuk jadi medium penyebar informasi, asal nggak ada kotak-kotakan dan picik.

Introducing... Learner Without Border. Where the sky is NOT the limit.

Hyuuuukkk...


Dedicated to Muhammad the Prophet, Isa bin Mariam, Al-Ghazali, Ivan Illich, Mother Theresa, The Yogi, Pak Heri dosen MKI saya dulu, Pakdhe Mbilung, Kebon Kacang Headquarter dan Bloggers for Bangsari, The F-man, My Phoenix Brotha #1, Soe Hok Gie, dan Eyang Pram. You are all inspiring. Highest gratitude goes to Oyek the Abangan Anti-social dengan Belajaran.org dan Kopet yang memperkenalkan saya pada Matisyahu: a new insight of an Israeli. You're all the greatest!

ps. next entry in learner without border: conspiracy theory. xixixi...

Labels: